Pernah merasakan mata berkedut atau kedutan pada mata? Menurut mitos peristiwa ini kita alami jika ada seseorang yang rindu ingin berjumpa dengan kita, tentu saja ini hanya bualan belaka karena mata berkedut dapat dialami oleh semua orang dan disemua rentang usia.

Peristiwa ini sebenarnya terjadi sangat spontan yaitu gerakan seketika pada kelopak mata bagian atas maupun bawah dan terjadi sekali atau beberapa kali dalam satu hari dan hilang dengan sendirinya.

Menurut studi yang dilakukan oleh seorang pakar mata Burt Dubow, OD, FAAO dari asosiasi Contact Lens and Cornea Section of The American Optometric Association mengungkapkan bahwa mata berkedut bukan sesuatu hal maupun penyakit yang patut dikhawatirkan dan tidak akan memengaruhi penglihatan, kedutan sesungguhnya hanyalah kontraksi pada mata yang melibatkan otot orbicularis oculi.

Peristiwa ini terjadi dikarenakan serabut saraf yang berada dalam otak mengalami kontraksi seketika dan denyutan pembuluh darah yang mengalami rangsangan tersebut membangkitkan aliran listrik melalui nervus facialis yang membuat otot mata merasa kejang sesaat.

Kedutan pada mata baru dianggap berbahaya jika terjadi secara terus-menerus, dalam jangka waktu lama atau gerakannya tidak dapat diobati.