Mata merah memang sangat mengganggu. Bukan hanya terasa tidak nyaman, kondisi ini juga dapat mengganggu aktivitas anda sehari-hari.

Mata merah cenderung mengganggu saat berkomunikasi dengan orang lain. Bukan hanya berdampak saat berinteraksi dengan orang lain, mata merah juga terasa mengganggu bagi penderitanya karena biasanya disertai rasa sakit, perih, gatal, berair, atau bahkan bengkak sehingga membuat penglihatan menjadi samar.

Dari luar, mata merah bisa membuat bagian putih mata anda terlihat merah sepenuhnya atau hanya berupa garis-garis merah. Hal ini terjadi karena pembuluh darah di mata membengkak atau mata sedang mengalami iritasi. Kondisi ini bisa disebabkan juga oleh banyak hal seperti alergi, mata lelah, infeksi, luka pada mata, atau bisa juga menandakan penyakit mata yang lebih serius seperti ulkus kornea atau glaukoma. Beberapa hal umum yang menjadi penyebab mata merah.

Peradangan pada mata bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, debu, atau karena infeksi. Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi biasanya menimpa kedua belah mata dan terasa gatal luar biasa. Sementara konjungtivitis yang disebabkan oleh virus awalnya menimpa satu mata terlebih dahulu hingga membuat mata berair, barulah setelah beberapa hari, mata kedua pun mulai turut memerah. Konjungtivitis yang disebabkan bakteri membuat mata terus-menerus mengeluarkan kotoran, disertai kerak di sekitar kelopak.

Selain itu, terlalu lama bekerja di depan komputer bisa membuat mata lelah, kering, atau justru berair terus-menerus. Selain itu, Anda juga cenderung merasa sakit kepala dan kelelahan luar biasa. Mata berkedip lebih jarang saat Anda bekerja di depan komputer. Hal inilah yang kemudian membuat mata kering dan merah. Pastikan untuk beristirahat tiap beberapa jam dan teteskan obat mata jika diperlukan supaya mata tetap lembap dan sehat.