Umumnya pengalaman dari teman atau kerabat mengatakan ketika sehabis bertemu dengan seseorang yang tengah mengalami mata bengkak, merah dan berair tak lama kemudian ia merasakan hal yang sama yakni tertular penyakit tersebut. Apakah benar demikian?

 

Sebelum menjawab pertanyaan diatas mari kita kenali jenis penyakit mata yang dapat menular yaitu konjungtivitis. Konjungtivitis adalah peradangan pada bagian luar mata yang berwarna bening (konjungtiva) yang disebabkan beberapa hal seperti infeksi virus atau bakteri, alergi, dan racun akibat bahan kimia.

 

Konjungtivitis yang disebabkan infeksi mudah sekali menular melalui cairan mata yang mengandung kuman. Semisal saat penderita menggosok mata kemudian memegang berbagai permukaan benda dan benda tersebut kita pegang lalu menyentuh mata tanpa terlebih dulu mencuci tangan.

 

Gejala saat konjungtivitis antara lain adalah mata kemerahan, berair, banyak terdapat kotoran mata, silau saat terkena sinar, perih dan gatal, serta terdapat pembengkakan ringan pada kelopak. Untuk menanganinya diharap segera konsultasikan pada dokter, jenis pengobatan yang diberikan biasanya berupa lubrikan yang berguna melumasi mata dan obat antibiotik.

 

Saat menderita konjungtivitis usahakan untuk tidak menggosok mata sekalipun terasa gatal, rajinlah mencuci tangan dengan bersih karena penyakit ini mudah menular akibat kebersihan yang kurang. Konjungtivitis tidak menular lewat tatapan namun dapat menyebar lewat tangan yang dipakai untuk mengucek mata.