Astigmatisme (mata silindris) merupakan salah satu kelainan mata yang banyak ditemukan di mata orang kebanyakan. Kelainan mata yang disebut juga sebagai mata silindris ini terjadi akibat keadaan tidak merata pada lengkung kornea mata. Semua orang tanpa memandang tua, muda, laki-laki maupun perempuan dapat berpotensi memiliki kelainan mata astigmatisme. outlet scarpe nike Mata yang normal memiliki bentuk yang bulat seperti bola, bentuk ini menjadikan cahaya yang masuk melalui kornea mata dapat masuk ke mata dan ditangkap di satu titik tertentu pada bagian retina, yaitu bagian sensitif pada mata yang bekerja seperti layar. Orang yang memiliki kelainan mata astigmatisme (silindris), mempunyai bentuk bola mata yang lonjong bulat telur. Hal ini menyebabkan cahaya yang masuk ke mata tidak fokus saat sampai di retina. air jordan flight black and grey Sehingga bayangan yang dilihat oleh orang tersebut menjadi kabur serta hanya jelas terlihat di titik tertentu saja. Ketika orang dengan kelainan astigmatisme mencoba melihat dalam jarak pandang yang jauh, dia akan melihatnya sebagai bayangan yang kabur serta bergelombang. Berikut beberapa ciri mata silindris, antara lain: Pertama, Penglihatan Berbayang atau Buram Entah jarang atau sedikit, penglihatan yang kabur dan anda juga mengeluh bahwa bagian kepala kerap sakit atau terjadi asthenopia yang dialami sehabis mengenakan lensa yang hampir dekat dengan koreksi tinggi astigmatis, maka anda jangan ragu untuk memeriksakan mata. Keluhan seperti ini biasanya timbul karena akomodasi di mana akomodasi tak punya kemampuan untuk memberikan power cylinder, jadi astigmatism tinggi pun tak tertolong untuk mengoreksi keburaman penglihatan. adidas jeremy scott Ketidaknyamanan akan muncul ketika adanya sisa astigmatism karena astigmatism tak dapat dinetralisir seluruhnya. Kedua, Sudut Penglihatan Menyempit Jika anda pernah tahu tentang penderita myopia, maka ini menjadi salah satu gejalanya di mana sudut pandang mata akan meneympit. Otomatis penderita akan memiliki kebiasaan menyipitkan mata tak hanya ketika melihat jauh, tapi juga saat melihat dekat. Ketiga, Memutar Kepala untuk Penglihatan Lebih Jelas Gejala maupun ciri mata silindris yang terlihat selanjutnya adalah penderita akan kerap memutar-mutar kepalanya dengan tujuan supaya bisa melihat lebih jelas. Ini bisa menjadi tanda bahwa astigmatism tinggi diderita oleh orang tersebut. Keempat, Memiringkan Kepala Ciri mata silindris ini sering dialami oleh penderita mata silindris yang sudah tinggi. Hanya saja, ini akan terjadi pada orang yang menderita astigmatism oblik yang tinggi. Kelima, Membaca Lebih Dekat Seperti pada kondisi orang yang mengalami mata minus atau myopia, ciri mata silindris atau astigmatism tinggi adalah membaca terlalu dekat. Anda akan kesulitan melihat tulisan yang agak jauh dari mata sehingga bacaan harus dipegang lebih mendekat ke mata agar jelas. Keenam, Mata Cepat Lelah Anda berkemungkinan positif mengidap mata silinder atau astigmatism, terutama astigmatism rendah, ketika anda melakukan pekerjaan membutuhkan ketelitian tinggi. Pekerjaan dengan jarak fiksasi akan membuat mata akan terasa capek dengan cepat meski setelah pekerjaan selesai, mata akan terasa enteng. Ketujuh, Sakit Kepala Jika terjadi pengaburan pada penglihatan, otomatis sakit kepala akan menjadi efeknya yang sudah sangat jelas. Hanya saja, sakit kepala yang dirasakan penderita adalah khusus di bagian depan atau frontal. Kedelapan, Ketegangan Mata Karena mata berkondisi lelah dan juga disertai dengan kepala yang sakit, mata pun akhirnya juga merasakan ketegangan. Kesembilan, Tak Dapat Melihat Cahaya Cahaya yang mengenai mata langsung akan terlalu mengganggu untuk para penderita mata silinder dan salah satu contoh situasinya adalah merasa terlalu silau ketika berkendara di malam hari. Selain itu, seseorang yang menderita mata silinder akan sulit melihat cahaya dalam bentuk apapun dalam waktu yang lama. Cahaya sendiri tak baik untuk mata karena bisa mengakibatkan terkena radiasi yang bisa memperburuk kesehatan mata.